{"id":2172,"date":"2019-11-30T17:44:05","date_gmt":"2019-11-30T10:44:05","guid":{"rendered":"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/?p=2172"},"modified":"2019-11-30T18:05:26","modified_gmt":"2019-11-30T11:05:26","slug":"pelatihan-teknik-macrame-pada-siswa-siswi-sma-negeri-8-bandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/pelatihan-teknik-macrame-pada-siswa-siswi-sma-negeri-8-bandung\/","title":{"rendered":"Pelatihan Teknik Macram\u00e9 pada Siswa-Siswi SMA NEGERI 8 BANDUNG"},"content":{"rendered":"<p>Trend <em>workshop class<\/em> dengan tema <em>craft<\/em> di Bandung mulai meningkat beberapa tahun ini. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya permintaan yang tinggi oleh masyarakat terhadap pengadaan event workshop class tersebut. <em>Macrame<\/em> menjadi salah satu workshop class yang diminati oleh masyarakat sejak tahun 2017. <em>Macrame<\/em> sendiri merupakan salah satu teknik reka rakit tekstil (structure textile design) dengan proses simpul menyimpul dengan menggunakan tali-temali. Teknik ini popular untuk diterapkan diterapkan sebagai produk kreatif, salah satunya adalah produk aksesoris fesyen.<\/p>\n<p>Berdasarkan data di lapangan, saat ini semakin banyak orang yang tertarik untuk menggeluti macram\u00e9 sebagai peluang bisnis. Para penggiat macram\u00e9 menilai potensi bisnis <em>macrame<\/em> masih sangat luas karena permintaan yang terus berdatangan untuk pembuatan lembaran macram\u00e9 baik yang diperuntukkan sebagai aksesoris fesyen maupun elemen <em>home d\u00e9cor<\/em>. Maka dari itu, tidak heran jika permintaan untuk mengadakan workshop class macram\u00e9 meningkat mengingat potensinya sebagai salah satu industri kreatif yang dapat berkontribusi terhadap permasalahan sosial di masyarakat dengan menyediakan lapangan kerja baru.<\/p>\n<p>Indonesia perlu menumbuhkan kewirausahaan karena saat ini jumlah wirausaha di Indonesia relatif masih kecil, hanya 1,65 % dari total penduduk dengan pendapatan perkapitanya 3.600 dollar AS pertahun. Agar mencapai jumlah yang ideal, perlu diupayakan untuk menumbuhkan kewirausahaan khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu aspek penting dalam kewirausahaan adalah adanya keterampilan atau skill yang mumpuni. Berdasarkan hal tersebut, tim dosen Kriya Tekstil dan Mode, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom bekerja sama dengan salah satu SMA Negeri 8 Bandung yang memiliki ekstra kurikuler di bidang seni budaya, memberikan stimulasi kreativitas melalui program pelatihan kepada peserta didik di lingkungan SMA yang merupakan bagian dari generasi muda. Pelatihan yang diberikan berupa pengetahuan dasar mengenai teknik macram\u00e9 yang nantinya dapat diaplikasikan sebagai produk akesoris fesyen maupun produk <em>home d\u00e9cor<\/em>.<\/p>\n<p>Pelatihan yang diberikan kepada siswa-siswi SMA Negeri 8 Bandung dilaksanakan pada 8 Maret 2019 di Kampus SMA Negeri 8 Bandung Jl. Solontongan no.3, Buah batu, Bandung. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari pihak sekolah yang diwakili oleh siswa dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik Drs. H. Yudin Wahyudin, M.Pd.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2173 aligncenter\" src=\"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Gambar-1.jpg\" alt=\"\" width=\"452\" height=\"253\" \/><br \/>\nGambar 1. Sambutan dari pihak mitra<br \/>\nSumber: dokumentasi tim abdimas (2019)<\/p>\n<p>Kegiatan ini terbagi menjadi 3 tahap. Pertama, kuliah umum tentang peranan generasi muda dalam pembangunan bangsa melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif dengan menciptakan peluang bisnis di bidang kreatif atau <em>creativepreneurship.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-2174 aligncenter lazyload\" data-src=\"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Gambar-2-1.jpg\" alt=\"\" width=\"465\" height=\"237\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 465px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 465\/237;\" \/><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2175 lazyload\" data-src=\"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Gambar-2-2.jpg\" alt=\"\" width=\"465\" height=\"310\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 465px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 465\/310;\" \/><br \/>\nGambar 2. \u00a0Sesi kuliah umum<br \/>\nSumber: dokumentasi tim abdimas (2019)<\/p>\n<p>Dalam sesi kuliah umum ini juga para peserta diberi materi pengenalan berbagai teknik pengolahan tekstil yang dapat diaplikasikan pada perancangan produk kreatif. Selanjutnya, praktik salah satu teknik desain struktur tekstil yaitu teknik simpul atau <em>macram\u00e9<\/em>.<\/p>\n<p>Pada tahap ini siswa melihat demonstrasi mengenai persiapan dan mekanisme teknik macram\u00e9 itu sendiri yang meliputi 3 simpul dasar yaitu simpul kepala, simpul pipih (<em>square knot<\/em>) dan simpul <em>half hitch<\/em>. Setelah pemaparan mengenai simpul dasar <em>macram\u00e9 <\/em>dilanjutkan dengan <em>workshop <\/em>pengaplikasian teknik ini menjadi lembaran. Pada tahap ini dipaparkan pula infomasi mengenai bahan atau material yang biasa digunakan dengan teknik <em>macram\u00e9<\/em>.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2179 lazyload\" data-src=\"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Gambar-3-4.jpg\" alt=\"\" width=\"465\" height=\"262\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 465px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 465\/262;\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-2197 aligncenter lazyload\" data-src=\"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/gambar-10.jpg\" alt=\"\" width=\"465\" height=\"261\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 465px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 465\/261;\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-2198 aligncenter lazyload\" data-src=\"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/gambar-8.jpg\" alt=\"\" width=\"465\" height=\"261\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 465px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 465\/261;\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2199 lazyload\" data-src=\"http:\/\/bktm.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/gambar-9.jpg\" alt=\"\" width=\"465\" height=\"261\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 465px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 465\/261;\" \/><br \/>\nGambar 3. Contoh presentasi prototype produk kreatif berupa bros<br \/>\nSumber: dokumentasi tim abdimas (2019)<\/p>\n<p>Tahap terakhir adalah evaluasi dan diskusi pembahasan potensi karya, yang diikuti oleh Tim pelaksana dan para peserta kegiatan Abdimas. Sesi evaluasi dan pembahasan karya ini bertujuan untuk menganalisa potensi pengaplikasian teknik <em>macram\u00e9 <\/em>pada produk fashion atau aksesoris fesyen berdasarkan kajian visual dan teknis dalam proses <em>workshop<\/em>. Selain itu pada sesi ini disajikan juga kesan dan pesan dari para peserta terhadap kegiatan yang diselenggarakan ini.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Trend workshop class dengan tema craft di Bandung mulai meningkat beberapa tahun ini. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya permintaan yang tinggi oleh masyarakat terhadap pengadaan event workshop class tersebut. Macrame [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2174,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[25,4],"tags":[28,72,41],"class_list":["post-2172","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-community-service","category-event","tag-abdimas","tag-macrame","tag-sman-8-bandung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2172"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2203,"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2172\/revisions\/2203"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2174"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bcaf.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}