APLIKASI EMBELLISHMENT DAN EKSPLORASI NON-WOVEN TEXTILE BERBASIS POLA DIGITAL CLO3D DALAM MENCIPTAKAN KARAKTER PRODUK BUSANA PADA MITRA AMORE MIO

Perkembangan industri fesyen menuntut para pelaku usaha untuk terus berinovasi agar mampu bersaing di tengah perubahan tren dan kebutuhan pasar. Menjawab tantangan tersebut, Program Pengabdian kepada Masyarakat menghadirkan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM busana pernikahan Amore Mio di Kota Bandung dengan mengintegrasikan teknologi digital, eksplorasi material alternatif, serta pengembangan teknik dekorasi busana.

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pemanfaatan CLO 3D, perangkat lunak desain busana tiga dimensi yang memungkinkan proses perancangan dilakukan secara virtual. Melalui teknologi ini, desainer dapat membuat pola digital, melakukan simulasi draping, menyesuaikan ukuran, hingga melihat visualisasi busana sebelum diproduksi. Pendekatan ini membantu mengurangi kebutuhan pembuatan sampel fisik sehingga proses desain menjadi lebih efisien dan mendukung praktik fesyen yang lebih berkelanjutan.

Selain penerapan teknologi digital, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan non-woven textile sebagai material alternatif dalam busana pernikahan. Material yang selama ini lebih banyak digunakan untuk kebutuhan industri diolah kembali menggunakan berbagai teknik textile manipulation sehingga menghasilkan tekstur dan bentuk dekoratif yang unik. Material ini memiliki karakter ringan, mudah dibentuk, serta mampu memberikan struktur tiga dimensi yang menarik pada desain busana.

Untuk memperkuat nilai estetika produk, kegiatan ini juga menghadirkan pelatihan teknik embellishment, meliputi aplikasi beading, 3D embroidery, serta manipulasi kain yang dipadukan dengan material non-woven. Kombinasi teknologi digital, inovasi material, dan teknik dekoratif tersebut menghasilkan prototype busana pernikahan dengan karakter visual yang lebih modern, berani, dan memiliki identitas yang berbeda dari produk konvensional.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga mendorong transformasi proses kreatif di lingkungan UMKM. Mitra memperoleh pengetahuan baru mengenai digitalisasi desain, eksplorasi material, serta strategi diferensiasi produk yang dapat meningkatkan daya saing di industri fesyen.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Amore Mio dalam mengembangkan koleksi busana pernikahan yang lebih inovatif, efisien, dan berorientasi pada prinsip sustainable fashion, sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi dan kreativitas dalam mendukung kemajuan industri fesyen lokal.

Mitra Abdimas:

AMORE MIO

Founder: Bobby Helpman Fernando Sinaga

Ketua Tim:

LIANDRA KHANSA UTAMI PUTRI (NIP: 22950031)

 Anggota Tim:

SHELLA WARDHANI PUTRI (NIP: 24990020)

MARISSA CORY AGUSTINA SIAGIAN (NIP: 20860018)

Anggota Mahasiswa:

DANIES SRI WULANDARI (NIM: 106052300089) 

KAYLA AURELLIA HANIFAH (NIM: 106052300036) 

MAULA MUTHIA RAHMA (NIM: 106052330007)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Ruas yang wajib ditandai *