Pemanfaatan Kuas Sebagai Alat Alternatif Penganti Canting Dalam
Pembuatan Motif Batik Kontemporer Dengan Inspirasi Motif Visual Kain Songket
Silungkang Dan Songket Pandai Sikek
ARTIST :
Fatihatull Zahranika - 1605204066
DOSEN PEMBIMBING :
Ahda Yunia Sekar Fardhani, S. Sn., M. Sn.
DESKRIPSI :
Batik kontemporer merupakan bentuk batik yang menonjolkan inovasi dengan motif yang bebas
dan tidak terikat pada aturan tradisional. Berbeda dari batik tradisional, batik kontemporer
memungkinkan penggunaan prinsip mirip teknik lukisan, memanfaatkan berbagai inspirasi
termasuk wastra, seperti kain songket Silungkang dan Pandai Sikek. Penelitian ini fokus pada
penggunaan kuas sebagai alternatif untuk canting dalam menciptakan motif batik kontemporer.
Teknik ini memanfaatkan karakteristik visual songket, seperti garis putus-putus dan penggunaan
warna cerah yang di gradasi. Metode penelitian kualitatif digunakan, mencakup studi literatur,
observasi, wawancara, dan studi visual. Observasi dilakukan di rumah batik di Yogyakarta yang
menggunakan kuas, sedangkan wawancara diadakan dengan seniman batik yang juga
menggunakan kuas. Studi visual dilakukan untuk memahami motif songket. Eksplorasi dilakukan
dalam beberapa tahap: analisis karakteristik kuas, pembuatan komposisi manual, dan desain
motif serta warna secara digital dan manual. Data hasil penelitian dianalisis dengan
mempertimbangkan produk pembanding dan target pasar. Konsep desain akhir diterapkan pada
berbagai jenis kain, seperti sutera 56, Dy-ry Sateen, dan Euca Voille. Penelitian ini menunjukkan
bagaimana kuas dapat menghidupkan inovasi dalam batik kontemporer dengan
mengintegrasikan elemen tradisional dan teknik modern.
Kata kunci: alat alternatif kuas, batik kontemporer, motif songket silungkang dan songket pandai
sikek